Example 728x250
Ragam

Beragam Suara Kucing dan Artinya yang Perlu Kamu Tahu

9
×

Beragam Suara Kucing dan Artinya yang Perlu Kamu Tahu

Sebarkan artikel ini
Hewan Peliharaan Kucing.
Example 468x60

RAKYATEKSPOS.COM – Suara kucing adalah salah satu cara utama hewan peliharaan ini membangun komunikasi, baik dengan manusia maupun sesama kucing.

Setiap jenis suara yang dikeluarkan oleh kucing mempunyai makna dan tujuan yang berbeda.

Example 300x600

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis suara kucing dan artinya untuk mengetahui kondisi fisik dan emosinya.

Mungkin selama ini Anda menganggap suara kucing sekadar lucu atau menggemaskan.

Namun, di balik setiap nada dan intonasi yang dikeluarkan kucing, seringkali tersembunyi pesan penting yang terkadang perlu diwaspadai lho.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui arti suara kucing karena dengan memahaminya, Anda dapat lebih peka terhadap keinginannya, mengenali tanda-tanda stres atau sakit, dan membangun ikatan yang lebih erat dengan si manis di rumah.

Jenis-Jenis Suara Kucing dan Artinya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap suara yang dihasilkan kucing memiliki makna tertentu. Berikut beberapa jenis suara kucing yang sering muncul beserta artinya:

1. Mengeong

Mengeong (meow atau meowing) adalah suara yang paling sering dikeluarkan oleh kucing.

Biasanya, mengeong menandakan kucing ingin sesuatu, seperti meminta makan, minta keluar rumah, atau sekadar ingin diperhatikan.

Kucing juga bisa mengeong saat menyapa pemiliknya atau mengajak bermain.

Namun, perhatikan jika nada mengeong yang dikeluarkan kucing lebih panjang, keras, atau terdengar seperti “protes”.

Pasalnya, ini bisa berarti kucing sedang tidak nyaman, marah, atau merasa diabaikan.

Selain itu, pada kucing lansia suara kucing ini lebih sering mereka keluarkan karena gangguan kognitif atau stres.

2. Mendengkur

Suara kucing satu ini biasanya sering terdengar saat kucing berada di pangkuan Anda atau saat dielus.

Ini menandakan bahwa kucing sedang merasa bahagia, aman, dan rileks.

Namun, kucing juga bisa mengeluarkan dengkuran (purring) saat kucing sedang takut, cemas, atau sakit, biasanya sebagai bentuk penenangan diri.

3. Mendesis

Mendesis (hissing) adalah suara melengking mirip siulan tajam yang dikeluarkan kucing saat merasa terancam, takut, atau marah.

Biasanya, suara ini muncul sebelum kucing menyerang atau saat mereka ingin menjaga jarak dari seseorang atau hewan lain.

Saat mengeluarkan suara ini, tubuh kucing juga kerap menunjukkan postur defensif, seperti punggung melengkung, telinga menunduk, dan bulu berdiri.

Jika kucing Anda sering mendesis dalam situasi normal, ini bisa menandakan kecemasan atau adanya hal yang mengganggu kenyamanannya.

4. Menggeram

Geraman diartikan sebagai suara rendah, berat, dan terkadang bergetar yang menjadi peringatan keras dari kucing.

Suara kucing ini biasanya muncul saat kucing merasa benar-benar terpojok, terganggu, atau sangat defensif.

Selain menggeram, kucing yang sedang terpojok, terganggu, atau sangat defensif juga biasanya akan memberikan tanda-tanda lain, seperti ekor mengembang, mata membelalak, atau posisi tubuh kaku.

Saat kucing sedang menggeram, jangan coba-coba untuk mendekatinya ya.

Pasalnya, pada kondisi ini, kucing bisa menyerang dan melukai Anda karena merasa sudah sangat terancam.

5. Meraung

Meraung (yowling) diartikan sebagai suara keras seperti tangisan panjang.

Suara ini sering terdengar saat kucing berada dalam masa birahi, baik jantan maupun betina.

Selain itu, meraung juga bisa menandakan kucing sedang stres, merasa kesepian, bingung, atau tidak nyaman, misalnya saat terkurung atau menghadapi perubahan lingkungan.

Bahkan, pada kucing yang usianya lebih tua, meraung bisa menjadi tanda disorientasi atau gangguan fungsi otak.

6. Mengeong pendek dan berulang

Suara kucing ini biasanya terdengar seperti cicit-cicitan atau geraman pendek yang bergetar.

Umumnya, kucing mengeluarkan suara chirping saat mereka melihat burung atau mangsa lain di luar jendela, seolah-olah mereka sedang menirukan atau berusaha memancing mangsa dengan bunyi khas.

Tak hanya itu, suara kucing satu ini juga bisa menunjukkan rasa frustrasi kucing karena tidak bisa mendekati target yang diincar.

Nada suara ini menarik dan sering membuat pemilik kucing penasaran karena terdengar sangat berbeda dari mengeong biasa.(**)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *