LUWU – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, membuka kegiatan Edukasi Keuangan bagi pelaku UMKM Kabupaten Luwu yang dilaksanakan di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Kabupaten Luwu, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan ini bertujuan mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sekaligus meningkatkan peran industri jasa keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas inklusi keuangan yang lebih produktif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Bupati Luwu menekankan bahwa literasi keuangan merupakan aspek penting dalam pengembangan usaha, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Melalui kegiatan edukasi ini, kita berharap para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai literasi keuangan. Literasi keuangan tidak hanya sebatas memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola keuangan secara bijak, mengambil keputusan finansial yang tepat, serta merencanakan keberlanjutan usaha,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaku UMKM diharapkan mampu mengelola arus kas usaha secara optimal, termasuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha, memanfaatkan pembiayaan secara tepat, serta menghindari jeratan utang yang tidak sehat.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya penawaran investasi bodong, pinjaman online ilegal, serta praktik judi online yang dapat merugikan masyarakat.
“Melalui peningkatan literasi keuangan, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mengambil keputusan keuangan serta tidak mudah terjebak dalam praktik-praktik yang merugikan,” lanjutnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor UMKM, terutama dalam aspek literasi, edukasi, dan inklusi keuangan.
Dengan pemahaman keuangan yang baik, UMKM diharapkan semakin tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal, menyerap ilmu dari para narasumber, serta aktif berdiskusi guna meningkatkan kapasitas usaha masing-masing.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, khususnya terkait kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Tabungan Emas kepada pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan produktif.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kabag Perekonomian Kabupaten Luwu, Asisten Direktur Madya OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta para pelaku UMKM Kabupaten Luwu. (Marwan)















