Example 728x250
BeritaDaerah

Pemkab Luwu Gelar Rakor Lintas Sektoral Jelang Idul Fitri 1447 H, Bahas Kesiapan Arus Mudik hingga Inflasi

16
×

Pemkab Luwu Gelar Rakor Lintas Sektoral Jelang Idul Fitri 1447 H, Bahas Kesiapan Arus Mudik hingga Inflasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Luwu, Patahudding, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait.

Example 300x600

Rapat koordinasi berlangsung di Belopa, Selasa (10/3/2026), dan dihadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, Kajari Luwu Muhandas Ulimen, Ketua Pengadilan Negeri Belopa Effendy Kadengkang, serta Pabung Luwu Mayor Kav. Suparman.

Kepala Badan Kesbangpol Luwu, Hj. Enrika, dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor ini bertujuan memperkuat sinergitas lintas sektor guna menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif menjelang Idul Fitri.

Sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian, di antaranya kesiapsiagaan menghadapi arus mudik dan arus balik, ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, pengendalian harga barang, kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, kesiapan sarana dan prasarana tempat ibadah, serta antisipasi terhadap ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG).

Peserta rapat terdiri dari kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, Forkopimcam, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi keagamaan, serta Satuan Tugas (Satgas) jajaran Polres Luwu.

Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa Kabupaten Luwu merupakan wilayah yang dilalui jalur strategis Trans Sulawesi, sehingga berpotensi mengalami peningkatan signifikan arus lalu lintas menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri.

“Selain arus lalu lintas kendaraan yang meningkat, aktivitas masyarakat di pusat-pusat keramaian seperti pasar, terminal, tempat ibadah, serta kawasan permukiman juga akan meningkat. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif dan koordinasi lintas sektoral,” ujarnya.

Ia juga menekankan sejumlah langkah strategis, seperti peningkatan kesiapsiagaan keamanan dan keselamatan, kelancaran arus mudik, pengendalian inflasi daerah, serta kesiapan pelaksanaan perayaan Idul Fitri agar berjalan tertib dan kondusif.

“Melalui rakor ini saya berharap seluruh pihak dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah strategis agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan kondusif,” kata Patahudding.

Setelah dibuka oleh Bupati, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 telah disiapkan empat posko pengamanan di beberapa titik strategis, yakni Belopa, Ponrang, Walenrang, serta di Bandara I Lagaligo Bua.

Ia juga menjelaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Luwu masih dalam kondisi kondusif, namun tetap perlu diwaspadai sejumlah potensi gangguan seperti aksi unjuk rasa, cuaca ekstrem, ketahanan pangan, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.

Rakor lintas sektoral ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan perayaan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Luwu berjalan aman, lancar, dan terkendali. (Marwan)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *